Atlet Selam Jepara Meninggal saat Lomba Porprov Jateng 2026

CNN Indonesia
Minggu, 25 Okt 2026 17:53 WIB
Ilustrasi duka cita. (iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Atlet selam putri asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja meninggal dunia saat bertanding dalam kejuaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 di Semarang Raya, Minggu (25/10).

Dikutip dari Detik Jateng, Syabilla meninggal saat mengikuti lomba cabang olahraga selam laut pada Porprov Jateng 2026 di kawasan Awann Costa.

"INNALILLAHI WA INNA ILAIHI RAJI'UN. Keluarga besar KONI Kabupaten Jepara menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Syabila Rizkia Putri Raharja, atlet Cabor Selam Kontingen Jepara pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026," tulis KONI Jepara dalam unggahan di Instagram.

Dalam masa berkabung, KONI Jepara meminta kepada kontingen Jepara mengenakan pita hitam dalam mengikuti sisa pertandingan di Porprov Jateng 2026 sebagai bentuk duka cita.

"Mari seluruh kontingen Jepara mengenakan pita hitam sebagai tanda duka cita dan penghormatan untuk mengenang perjuangan Patriot Olahraga Jepara yang telah memberikan kebanggaan bagi daerah."

"Semoga almarhumah husnul khatimah, diampuni segala dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan," kata KONI Jepara.

[Gambas:Video CNN]

Pemkab Jepara juga menyampaikan belasungkawa dengan meninggalkan atlet andalan mereka. Syabilla meninggal setelah mempersembahkan dua medali emas untuk Pemkab Jepara di Porprov Jateng 2026.

"Pemerintah Kabupaten Jepara menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Syabilla Rizkia Putri Raharja, atlet renang Jepara peraih dua medali emas pada ajang Porprov XVII Jawa Tengah 2026 Semarang Raya, nomor 100 meter dan 200 meter bifins putri."

"Kepergian almarhumah menjadi duka mendalam bagi keluarga, insan olahraga, dan masyarakat Kabupaten Jepara. Prestasi serta semangat juangnya akan selalu menjadi kenangan dan kebanggaan bagi Jepara," ucap Pemkab Jepara.

Menurut Kapolrestabes Semarang, Kombes Erling Tan Jaya, berdasarkan laporan tim medis dan panitia, Syabilla meninggal saat lomba karena kelelahan. Syabilla sempat melambaikan tangan saat lomba putaran kedua sekitar pukul 09:00 WIB, namun tetap melanjutkan perlombaan.

"Pada putaran ketiga, korban mulai tenggelam dan terlihat tidak bergerak. Melihat kejadian itu, saksi [yang bertugas] langsung bergerak cepat melakukan pertolongan dan mengevakuasi korban ke tepi area renang," ucap Erling Tan Jaya.

Setelah dievakuasi, Syabilla mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 10:00 WIB setelah mendapatkan pertolongan di rumah sakit.

(sry/nva)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK