Pembalap MotoGP Diklaim Menolak Tampil di MotoGP Qatar 2026

CNN Indonesia
Selasa, 27 Okt 2026 04:10 WIB
Ilustrasi pembalap MotoGP diklaim menolak tampil di MotoGP Qatar 2026.
Ilustrasi pembalap MotoGP diklaim menolak tampil di MotoGP Qatar 2026. (AFP/PAUL CROCK)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah pembalap MotoGP dilaporkan menolak tampil dalam MotoGP Qatar 2026 di Sirkuit Lusail, pada 6-8 November 2026 mendatang.

Sikap tersebut muncul karena kekhawatiran terhadap keselamatan di tengah konflik yang memanas di kawasan Timur Tengah.

Menurut laporan M Sport, penolakan itu muncul setelah para pembalap menggelar pertemuan tertutup di Phillip Island, Australia. Dalam pertemuan tersebut, para pembalap melakukan pemungutan suara, dengan hasilnya: 15 banding 5 yang menolak balapan di Qatar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut jurnalis The Race, Simon Patterson, perlawanan itu dilakukan pembalap setelah Dorna bersikeras MotoGP Qatar 2026 tidak akan dibatalkan atau berubah.

"Pada Kamis malam, ada pertemuan rahasia di antara para pembalap. Pemungutan suara mengenai balapan di Qatar menghasilkan sekitar 15 suara menolak dan lima suara mendukung. Ini membuktikan bahwa tidak ada kerahasiaan yang benar-benar terjaga di MotoGP." ujar Patterson.

Baru-baru ini Wakil CEO Dorna, Carlos Ezpeleta juga mengatakan, pihaknya tidak memiliki tugas berbicara dengan pembalap yang selama ini mengeluhkan kondisi di Qatar.

[Gambas:Video CNN]

Langkah lebih berani dilakukan para pembalap dengan menyewa seorang pengacara guna mengirimkan surat kepada semua tim yang menyatakan penolakan membalap di Qatar.

"Mereka mengirimkan surat-surat tersebut kepada tim untuk memicu tindakan dari pihak tim. Hasil akhirnya masih belum pasti, tetapi situasinya jelas sedang memanas."

Sejumlah sumber mengabarkan beberapa tim dan pembalap memiliki sikap yang kuat soal masalah ini. Tim pabrikan seperti Ducati, Honda, dan Yamaha diperkirakan akan menolak balapan di Lusail.

Kekompakan itu bisa memicu perdebatan rumit dengan Dorna, karena berpotensi mengancam jadwal serta integritas MotoGP. Dampak besar dari penolakan terhadap MotoGP Qatar juga tidak akan terhindarkan, terlebih lagi setelah MotoGP Australia 2026 dibatalkan karena cuaca buruk.

Dorna akan lebih sulit lagi mencari jadwal balapan pengganti. Begitu juga dengan alokasi poin yang bisa terdampak.

(sry/nam/sry)