Atlet Pencak Silat Porprov Jateng Meninggal usai Operasi Jari Tengah

CNN Indonesia
Rabu, 28 Okt 2026 11:51 WIB
ilustrasi meninggal dunia
Foto: iStockphoto/D-Keine
Jakarta, CNN Indonesia --

Atlet pencak silat kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinata (19 tahun) yang bertanding pada Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah 2026 (Porprov Jateng) dilaporkan meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit.

Ketua KONI Jawa Tengah Sudjarwanto di Semarang, Rabu (28/10), membenarkan kabar meninggalnya atlet yang sempat menjalani operasi patah jari tangan itu.

"Almarhumah dirawat di rumah sakit setelah mengalami patah jari tengah saat bertanding pada Senin," katanya seperti dilansir dari Antara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, atlet tersebut dirujuk ke RS Primaya Semarang yang berada tidak jauh dari arena pertandingan untuk memperoleh perawatan medis karena patah jari tengah dan kemudian menjalani operasi pada Selasa (27/10) di rumah sakit tersebut.

Atlet yang turun di Kelas A 45-50 kg tersebut, kata dia, dikabarkan meninggal dunia pada Rabu pagi.

Sementara itu, Direktur RS Primaya Semarang Aditya Nugraha mengatakan atlet tersebut diketahui meninggal dunia oleh petugas rumah sakit sekitar pukul 05.30 WIB saat akan dibangunkan.

[Gambas:Instagram]

"Saat akan dibangunkan, pasien dalam kondisi tidak sadar, tidak bernapas, tidak ada denyut jantung," katanya.

Menurut dia, belum diketahui penyebab pasti meninggalnya atlet pencak silat tersebut. Ia menuturkan seluruh protokol dan alur operasi sudah dijalankan sesuai prosedur.

[Gambas:Video CNN]

Ia mengatakan pasien mengaku tidak memiliki alergi obat maupun riwayat penyakit bawaan. Meski demikian, lanjut dia, tim dokter belum bisa memastikan penyebab kematian atlet putri tersebut.

"Operasi yang dilakukan bukan operasi mayor. Selain itu, pasien juga langsung sadar setelah operasi untuk selanjutnya menjalani perawatan di kamar," katanya.

(jal/jun)
LIHAT SELENGKAPNYA