Stadion GBK Ganti Rumput, Siap Digunakan Akhir April 2027

CNN Indonesia
Jumat, 30 Okt 2026 16:15 WIB
Pengelola PPKGBK bicara soal rencana pergantian rumput Stadion GBK. (CNN Indonesia/ Nola Anggun)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) menargetkan rumput baru Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) siap digunakan pada akhir April 2027.

Penggantian rumput dilakukan bersamaan dengan pengembangan Field of Play (FOP) atau area permainan untuk menjaga kualitas lapangan dalam jangka panjang.
Rencana tersebut disampaikan dalam konferensi pers penyampaian rencana pengembangan FOP SUGBK di Kantor Pusat PPKGBK, Jakarta, Jumat (30/10).

Pengelola GBK menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan kegiatan olahraga dan non-olahraga termasuk konser berskala besar.

Direktur Pembangunan dan Pengembangan Usaha PPKGBK, Rofik Anwar, mengatakan proses perbaikan lapangan sudah dimulai pada 30 Oktober dan ditargetkan selesai pada 30 November 2026.

Selama proses tersebut, SUGBK tidak dapat digunakan untuk kegiatan olahraga. Namun, stadion masih bisa mengakomodasi kegiatan non-olahraga, termasuk konser, dengan menggunakan grass cover untuk melindungi area lapangan.

"Jadi semenjak hari kemarin tanggal 30 Oktober, rumputnya kita kupas. Rumputnya kita kupas untuk melakukan proses pemancangan sehingga kegiatan olahraganya yang sekarang tidak digunakan. Tapi untuk kegiatan-kegiatan lain masih bisa digunakan," ujar Rofik saat konferensi pers, Jumat (30/10).

Rofik juga memastikan rumput yang saat ini berada di SUGBK tidak akan digunakan kembali. Pengelola memilih melakukan peremajaan dengan rumput baru agar kondisi lapangan lebih baik ketika kembali digunakan untuk pertandingan sepak bola maupun kegiatan lainnya.

"Rumput yang sekarang pun sudah kita karantina dan mungkin tidak akan kita masukkan ke dalam stadion lagi karena kita rumputnya akan baru lagi. Bukan rumput yang sekarang kemarin kita tanam lagi, tapi kita mengolah rumput yang baru masuk ke sana. Kita harapkan performa daripada rumput nanti lebih bagus daripada yang sekarang," ucap Rofik.

Direktur Utama PPKGBK, Rakhmadi Afif Kusumo mengatakan pengembangan tersebut diharapkan membuat SUGBK dapat mengakomodasi kegiatan berskala besar dengan waktu pemulihan lapangan yang lebih singkat. Pengelola juga menyiapkan peralatan modern untuk mendukung perawatan dan penggantian rumput.

"Harapannya dengan kita melakukan perbaikan, ada perkuatan struktur terutama di area tengah. Ke depannya Indonesia bisa menampung konser yang lebih besar lagi dan juga recovery yang lebih cepat," kata Rakhmadi.

Rakhmadi turut menjelaskan bahwa Timnas Indonesia menjadi salah satu prioritas penggunaan SUGBK setelah proses perbaikan selesai. Meski begitu, pengelola belum dapat memastikan kesiapan lapangan untuk agenda FIFA Matchday pada Maret 2027 karena masih ingin memastikan kondisi lapangan benar-benar optimal.

[Gambas:Video CNN]

"Kita pastikan yang pertama untuk prioritas ke Timnas dulu. Tapi sebelum itu, ya kita juga pastikan tadi karena yang sudah kita rencanakan perlu waktu, maka kalau paling aman di April," tutur Rakhmadi.

Ia menambahkan kepastian kondisi lapangan untuk digunakan lebih awal kemungkinan baru dapat dilihat pada Januari atau Februari 2027. Jika hasil pengerjaan menunjukkan kondisi lapangan sudah lebih baik dari perkiraan, PPKGBK akan mengutamakan kebutuhan Timnas Indonesia.

"Kalau nanti ada ternyata di lapangan lebih baik, itu adalah sebuah yang kita akan dedikasikan, pasti untuk Timnas dahulu yang pertama," tutur Rakhmadi.

(nam/jal)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK