Chelsea vs MU di Stamford Bridge: Penentuan Nasib Carrick?

CNN Indonesia
Sabtu, 31 Okt 2026 06:20 WIB
Chelsea's English midfielder #17 Morgan Rogers celebrates scoring the team's first goal during the English League Cup fourth round football match between Liverpool and Chelsea at Anfield in Liverpool, north west England on October 28, 2026. (Photo by
Chelsea bisa menjadi penentu Michael Carrick sebagai pelatih Manchester United. (AFP/Darren Staples)
Jakarta, CNN Indonesia --

Masa depan Michael Carrick sebagai pelatih Manchester United kemungkinan akan ditentukan saat melawan Chelsea di Stamford Bridge, Sabtu (31/10).

Carrick masih dipercaya menangani MU meski timnya tengah terpuruk. Namun, rentetan hasil buruk membuat posisinya terancam. Kekalahan dari Chelsea mungkin bisa membuatnya didepak.

Chelsea punya modal yang relatif lebih baik. The Blues menempati peringkat kelima klasemen sementara Liga Inggris dengan 13 poin dari delapan pertandingan, sedangkan terpuruk di posisi ke-16.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi, Chelsea mencatatkan dua kemenangan, sekali imbang, dan dua kali kalah. Dua kemenangan tersebut diraih saat menghadapi Bournemouth dan Everton.

Adapun situasi MU mengkhawatirkan. Setan Merah belum meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi. Internal tim pun diisukan tak baik-baik saja.

Rentetan hasil tersebut membuat tekanan terhadap Carrick semakin besar. MU bukan hanya kesulitan meraih kemenangan, tetapi juga mulai terancam mendekati zona degradasi.

Laga melawan Chelsea pun menjadi kesempatan penting bagi Carrick untuk menghentikan tren negatif sekaligus membuktikan bahwa dirinya masih layak menangani MU. 

Masalah Carrick bertambah karena sejumlah pemain belum bisa memperkuat MU, akibat cedera Manuel Ugarte, Benjamin Sesko, Patrick Dorgu, dan Luke Shaw masih menjalani pemulihan.

Absennya Sesko membuat Carrick harus mencari alternatif penyerang tengah. Dalam beberapa pertandingan, Bryan Mbeumo menjadi pilihan, padahal karakternya berbeda dengan Sesko.

Meski posisi Chelsea di klasemen dan kondisi tim lebih baik, rekor pertemuan berpihak ke MU. The Blues hanya meraih dua kemenangan dalam 17 pertemuan terakhir melawan MU di Premier League.

Xabi Alonso, pelatih Chelsea, menegaskan timnya mempersiapkan laga ini secara maksimal. Ia juga menyoroti pentingnya mengantisipasi serangan lawan, terutama yang dibangun melalui sisi kanan.

"Ini soal mempersiapkan diri sebaik mungkin agar bisa bertanding dengan performa terbaik. Kami harus mengendalikan serangan-serangan yang berlebihan di sisi kanan," ujar Alonso dilansir dari Football Muse. 

[Gambas:Video CNN]

(abs/nam/nva)
LIHAT SELENGKAPNYA