Pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi mengakui bahwa peluangnya untuk jadi juara dunia MotoGP 2026 kini terbilang tipis seiring hasil yang ia raih di MotoGP Malaysia.
Setelah hanya finis di posisi keenam pada MotoGP Malaysia, Bezzecchi menyebut bahwa Sepang memang bukan sirkuit yang ideal dengan karakter motor Aprilia. Karena itu, hasil tersebut makin membuat Bezzecchi bersikap realistis.
"Tentu saja, ini situasi yang tidak mudah. Marc berlaga dengan baik."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seri ini [Malaysia] datang ketika kami justru tidak membutuhkan GP yang membuat kami kesulitan [untuk mengejar Marc Marquez]," ujar Bezzecchi seperti dikutip dari Crash.
Setelah ini, balapan akan berlanjut ke MotoGP Qatar. Bezzecchi mengakui Losail punya karakter yang lebih cocok dengan Aprilia. Namun selisih 67 poin yang ada antara dirinya dengan Marc Marquez membuat ia memilih bersikap realistis.
"Kini kami akan pergi ke Qatar, trek yang kami harapkan bisa membuat kami tampil baik. Saya selalu memberikan yang terbaik untuk mempersiapkan balapan yang bagus dan selalu memberikan yang terbaik sepanjang waktu."
"Namun [soal juara dunia] menurut saya lebih besar kalah dibanding menang. Namun mari mencoba untuk memberikan yang terbaik di tiap pekan dan lihat hal yang bakal terjadi," tutur Bezzecchi.
Balapan MotoGP Qatar akan berlangsung pada 6-8 November.
(ptr/jal)