Raphinha 'Kena Mental', Kepikiran Insiden Horor Jesus de Miguel
Penyerang Barcelona, Raphinha, mengaku kesulitan tampil dalam pertandingan Liga Champions melawan Aston Villa, Rabu (4/11) dini hari WIB, setelah mengetahui kabar meninggalnya pemain Tenerife, Jesus de Miguel.
Raphinha mengatakan tragedi tersebut terasa dekat karena De Miguel merupakan sesama pesepakbola yang seusia dengannya.
De Miguel meninggal dunia setelah mengalami henti jantung menyusul benturan dengan kiper FC Andorra, Jesus Owono, dalam pertandingan kasta kedua Liga Spanyol pada Senin (2/11).
Federasi Sepak Bola Spanyol kemudian meniadakan seluruh pertandingan domestik pada Selasa hingga Kamis sebagai bentuk penghormatan kepada De Miguel.
Raphinha mengatakan kabar tersebut membuatnya tidak berada dalam kondisi yang baik untuk bertanding. Ia merasa kejadian yang menimpa De Miguel bisa dialami siapa pun yang berprofesi sebagai pesepakbola, termasuk dirinya.
"Setelah melihat berita itu, saya merasa tidak baik-baik saja. Pada akhirnya, dia adalah sesama pemain sepak bola. Hal ini bisa terjadi kepada siapa pul di antara kami. Bisa saja terjadi kepada saya," ujar Raphinha kepada Movistar.
Pemain asal Brasil itu juga mengungkapkan bahwa kesamaan usia dengan De Miguel membuat kabar tersebut semakin memengaruhi dirinya. Raphinha mengaku tidak mudah untuk turun ke lapangan dalam situasi seperti itu dan berharap keluarga De Miguel diberi kekuatan.
"Sangat Sulit untuk keluar dan bermain dalam keadaan seperti ini. Dia pemain yang seusia dengan saya. Mungkin itu yang membuat kabar ini begitu memengaruhi saya. Di mana pun dia berada, saya berharap dia menemukan jalannya. Saya ingin mengirimkan kekuatan kepada keluarganya. Hari ini, saya tidak ingin membicarakan sepak bola," kata Raphinha.
Sebagai bentuk penghormatan, lagu 'kebangsaan' Liga Champions tidak diputar sebelum pertandingan Barcelona melawan Aston Villa di Stadion Camp Nou. Para pemain dan suporter juga mengheningkan cipta untuk mengenang De Miguel.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengakui kabar meninggalnya De Miguel turut memengaruhi kondisi Raphinha. Flick menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, klub, dan orang-orang terdekat De Miguel, sekaligus menyebut tragedi tersebut sebagai kehilangan besar bagi dunia sepak bola.
"Apa yang terjadi di Tenerife sangat memengaruhinya, seperti juga kami semua. Belasungkawa terdalam kami untuk keluarga, klub, teman-teman, dan semua orang yang ditinggalkan. Ini tragedi besar dan saya pikir hal itu sangat memengaruhi dia," ujar Flick.
Meski berada dalam situasi emosional, Raphinha tetap tampil gemilang dengan mencetak dua gol saat Barcelona menang 3-0 atas Aston Villa. Lamine Yamal membuka keunggulan lebih dulu, sebelum Raphinha memastikan kemenangan yang sekaligus menghentikan catatan sempurna Aston Villa di Liga Champions musim ini.
Raphinha kini telah mengoleksi 19 gol di semua kompetisi musim ini, terbanyak di antara pemain dari lima liga top Eropa. Flick menilai performa sang pemain masih bisa berlanjut karena ia sedang berada dalam suasana hati dan kondisi permainan yang baik.
Flick mengaku tidak meragukan kemampuan Raphinha untuk mempertahankan produktivitasnya. Ia menyebut pemain tersebut sebagai sosok luar biasa dan mengaku puas dengan kontribusinya bagi Barcelona.
"Saya tidak meragukan kemampuannya untuk mempertahankan ritme itu. Saat ini dia sedang berada dalam suasana hati dan momen yang bagus. Saya sangat senang dengannya. Dia pemain yang luar biasa," kata Flick.
Kemenangan atas Villa menjadi modal Barcelona setelah sebelumnya kalah beruntun dari Paris Saint Germain dan Real Madrid. Barcelona kini mengoleksi sembilan poin dan berada di posisi kedua klasemen sementara Liga Champions bersama Aston Villa dan empat tim lainnya, tertinggal tiga poin dari PSG.
Mereka selanjutnya akan menghadapi Atletico Madrid di La Liga pada Minggu (8/11). Sementara kondisi Rodri masih menunggu pemeriksaan setelah mengalami ketidaknyamanan dan ditarik keluar saat melawan Aston Villa.
Flick juga menilai kemenangan tersebut menunjukkan pentingnya respons tim setelah mengalami kekalahan. Ia mengatakan Barcelona perlu tetap kompak dalam bertahan dan segera bangkit ketika menghadapi kesalahan atau hasil buruk.
"Hal terpenting dalam sepak bola dan kehidupan bukanlah kesalahan atau kekalahan, melainkan bagaimana kamu meresponsnya. Aksi berikutnya itu penting. Anda harus terus melangkah dalam situasi berikutnya, terutama saat bermain di Liga Champions melawan tim-tim berkualitas seperti ini. Itu sangat bagus," tutur Flick.
(nam/jun)