ANALISIS

Persib Makin Garang, Indonesia Kian Terpandang

Askar Fatih Robbani | CNN Indonesia
Kamis, 05 Nov 2026 09:20 WIB
Pesepak bola Persib Bandung Balsa Sekulic berseleberasi usai mencetak gol ke gawang Melbourne Victory FC saat laga AFC Champions League Two Grup E di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (28/10/2026). Persib Bandung menang at
Balsa Sekulic menjadi salah satu pemain kunci Persija dalam kemenangan atas Melborne Victory. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Persib Bandung makin garang di Asia. Kemenangan comeback 2-1 atas Melbourne Victory, Rabu (4/11), mengunci tiket 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) dua musim beruntun. Nama Indonesia pun ikut terangkat di mata benua.

Dalam laga di Stadion AAMI Park itu Maung Bandung sempat tertinggal lewat gol bunuh diri Julio Cesar yang bermula dari blunder kiper Fitrah Maulana. Luka Menalo baru bisa menyamakan skor di menit ke-85, dan Balsa Sekulic membalikkan keadaan lima menit kemudian.

Kemenangan terbaru ini membuat Persib mengoleksi 12 poin dari empat laga. Pangeran Biru sah jadi tim pertama yang lolos dari fase grup kasta kedua kompetisi antarklub di Asia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejarah pun ikut tercipta. Persib tercatat sebagai klub Indonesia pertama yang menang tandang di markas klub Australia di kompetisi Asia.

Sebelumnya dua klub Indonesia pernah mencoba menang, namun gagal. Persija Jakarta kalah 1-3 lawan Newcastle Jets pada 2019 dan Bali United tumbang 0-5 versus Melbourne Victory pada 2020.

Persib terbilang luar biasa lantaran musim ini sibuk di empat kompetisi; Super League, League Cup, ACL Two, dan ASEAN Club Championship.

Di Asia, hasilnya nyaris sempurna. Persib menang 1-0 di markas FC Seoul, 1-0 atas Viettel, lalu menekuk Melbourne Victory 2-0 di Bandung, kemudian 2-1 di Melbourne. Enam gol bersarang dan hanya satu kebobolan.

Di ASEAN Club Championship, Persib menang 3-1 di markas Port FC. Saat itu Persib sempat tertinggal lewat penalti, tim kebanggaan Bobotoh comeback melalui Peralta, Berguinho, dan Menalo.

Adapun di I.League Cup masih menunggu. Persib dan Borneo FC langsung masuk perempat final karena mewakili Indonesia di Asia. Laga mereka baru bergulir pada 30-31 Januari 2027.

Tetapi cerita di dalam negeri sedikit berbeda. Di Super League, Persib tersandung dua kali. Persib kalah atas rival abadi Persija 1-2, lalu Madura United menang 1-0 lewat gol telat di penghujung laga.

Saat ini, Persib besutan Igor Tolic mengoleksi 16 poin dari delapan laga. Pelan tapi pasti, Maung Bandung mengikis Jarak. Mereka hanya selisih dua poin dari Persija di puncak.

Kedalaman skuad menjadi senjata Persib di Asia. Tolic menyebut enam opsi penyerang timnya punya kualitas jempolan. Balsa Sekulic jadi nomor sembilan utama, disusul Uilliam Barros, Mariano Peralta, Menalo, Berguinho, dan Ragnar Oratmangoen.

Pada laga terbaru di Melbourne, bangku cadangan yang menentukan. Menalo mencetak gol dari umpan Ragnar, Peralta menembus dari kiri lalu menyodorkan umpan tarik kepada Sekulic.

Selain Balsa Sekulic, kontribusi gol Persib Stadion AAMI Park, Melbourne, datang dari tiga supersub mereka; Menalo, Ragnar, dan Peralta. Dengan kedalaman yang dimiliki, Persib siap berbicara banyak di kancah Asia. 

Persib Dongkrak Gengsi Negeri, Februari Jadi Ujian Sejati

Balsa Sekulic menjadi salah satu pemain kunci Persija dalam kemenangan atas Melborne Victory. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

Liga Indonesia atau Super League kini menempati peringkat ke-16 ranking liga AFC dengan 31.309 poin. Posisi itu naik dari peringkat ke-19 dalam beberapa pekan. Di kawasan Asia Timur, Indonesia berada di peringkat ke-9.

Persib menjadi penyumbang terbesar dengan 41,9 persen poin klub Indonesia. Borneo FC menyumbang 10,5 persen lewat kiprahnya di AFC Challenge League.

Koefisien poin Indonesia mencapai 7.500, kelima tertinggi di Asia dan tertinggi di ASEAN. Angka ini masih bergerak karena musim belum separuh jalan. Persib jelas sangat berpengaruh dalam eskalasi poin ini.

AFC menghitung poin negara dari rata-rata poin klub pesertanya. Indonesia hanya punya dua klub, jadi tiap kemenangan Persib di fase grup menambah sekitar 1.000 poin koefisien.

Untuk klub ASEAN, Thailand duduk di peringkat ketujuh dengan 55.197 poin, Malaysia di peringkat kesembilan dengan 44.642 poin. Vietnam kini peringkat ke-14 dengan 37.241 poin, disusul Singapura di peringkat ke-15 dengan 37.088 poin.

Jarak Indonesia ke Vietnam 5.932 poin, ke Singapura 5.779 poin. Kamboja membayangi di peringkat ke-17 dengan 30.474 poin, hanya 835 poin di belakang, semua angka itu sebelum laga Persib hari ini.

Jika kemenangan di Melbourne menambah 1.000 poin seperti sebelumnya, jarak ke Vietnam menyusut menjadi sekitar 4.900 poin dan ke Singapura sekitar 4.800 poin. Itu masih perkiraan, AFC belum merilis angka resmi.

Poin musim 2026/2027 menentukan kuota klub untuk 2028/2029. Dalam laporan Footy Rankings, Indonesia mendapat dua tempat di ACL Two, sedangkan Vietnam di peringkat 14 sudah mengantongi satu tempat play-off ACL Elite. 

Musim lalu Persib juga superior di fase grup. Mereka juara Grup G dengan 13 poin dari enam laga, lalu tumbang dari Ratchaburi dengan agregat 1-3 di 16 besar.

Kali ini ujiannya datang Februari 2027, dua leg dengan lawan belum ditentukan. Persib masih punya dua laga grup dengan menjamu FC Seoul di Bandung lalu bertandang ke Viettel.

Pada November ini menjanjikan jadwal super padat bagi Pangeran Biru. Super League, ACL Two, serta ASEAN Club Championship yang bergulir bersamaan. Ini yang perlu diperhatikan Tolic untuk menjaga Langkah Persib tetap stabil.

Di Asia, makin jauh Persib melangkah, makin tebal pula poin yang mengalir ke Indonesia. Juara ACL Two bahkan berhak masuk babak pendahuluan ACL Elite 2027/2028, jika belum lolos lewat jalur liga.

Persib sejatinya sudah membuktikan diri di fase grup ACL 2 sejak musim lalu. Tinggal bagaimana mereka berjuang di fase gugur.

Februari tahun depan akan menentukan, apakah laju Pangeran Biru terus melesat atau menguap lagi seperti musim lalu.

[Gambas:Video CNN]

LIHAT SELENGKAPNYA