Marc Marquez Tak Mau Ngotot Kunci Titel Juara Dunia di MotoGP Qatar

CNN Indonesia
Kamis, 05 Nov 2026 12:11 WIB
Ducati Lenovo Team's Spanish rider Marc Marquez speeds through a corner during qualifying ahead of the Australian MotoGP Grand Prix on Phillip Island on October 24, 2026. (Photo by William WEST / AFP) / --IMAGE RESTRICTED TO EDITORIAL USE - STRICTLY
Marc Marquez bisa memastikan diri jadi juara dunia 2026 di MotoGP Qatar 2026. (AFP/WILLIAM WEST)
Jakarta, CNN Indonesia --

Marc Marquez tidak mau ngotot untuk bisa mengunci gelar juara dunia MotoGP 2026 di MotoGP Qatar akhir pekan ini. Ia memilih fokus pada tiap sesi yang ia jalani.

Marc Marquez sudah unggul 44 poin atas Jorge Martin yang ada di posisi kedua pada klasemen MotoGP 2026. Selain itu, Jorge Martin juga tidak dalam kondisi terbaik karena masih dalam tahap pemulihan cedera.

Dengan gambaran situasi tersebut, Marc Marquez punya peluang untuk mengunci gelar juara dunia di MotoGP Qatar. Syaratnya, ia harus bisa memperlebar selisih poin dengan peringkat kedua, entah itu Jorge Martin atau Marco Bezzecchi, menjadi 74 poin atau lebih sehingga ia bakal nyaman di posisi pertama hingga akhir musim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun Marc Marquez sendiri tidak mau terlalu memacu diri untuk selekasnya mengunci gelar. Marc Marquez memilih tetap bersikap realistis dan melihat situasi balapan yang ada.

"Qatar adalah trek yang luar biasa namun bukan salah satu favorit saya dan di masa lalu, saya beberapa kali mengalami kesulitan di sana. Namun di tahun lalu, kami bisa tampil cepat dan kompetitif."

"Di Malaysia, kami bisa mengelola akhir pekan dengan baik, terutama di Sabtu, ketika mudah membuat kesalahan. Strategi yang ada tidak berubah di sini. Kami bekerja dari hari ke hari dengan tujuan memberikan yang terbaik di balapan Minggu," ucap Marc Marquez.

Tanpa harus ngotot memacu gas habis-habisan, Marc Marquez memang sudah berpeluang besar jadi juara dunia tahun ini. Dengan selisih poin yang ada plus tiga seri tersisa, Marc Marquez hanya perlu menjaga selisih poin dengan baik dibanding terlalu ngotot dan malah membuat kesalahan fatal seperti gagal finis dan kehilangan lebih banyak poin.

Setelah MotoGP Qatar, masih ada MotoGP Portugal dan MotoGP Valencia sebagai dua seri terakhir musim ini.

[Gambas:Video CNN]

(ptr/abs)
LIHAT SELENGKAPNYA