Duka dan Air Mata Mengiringi Pemakaman Jesus de Miguel
Suasana duka menyelimuti pemakaman penyerang Tenerife Jesus de Miguel di Navahermosa, Spanyol, Kamis (5/11) waktu setempat.
Pemakaman dihadiri kerabat, rekan setim, hingga para petinggi klub termasuk Presiden Real Madrid Florentino Perez , pelatih timnas Spanyol Luis de la Fuente, dan Presiden Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) Rafael Louzan.
Peti jenazah De Miguel lebih dulu didoakan bersama di gereja San Miguel Arcangel sebelum menuju pemakaman.
Para kerabat hadir memberikan penghormatan terakhir kepada De Miguel yang meninggal dunia akibat benturan dengan kiper FC Andorra, Jesus Owono, saat pertandingan.
Meski diliputi kesedihan, keluarga De Miguel menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, sebelum pemakaman dimulai.
"Merasakan begitu besarnya kasih sayang untuk Jesus dan melihat dampak yang ia berikan kepada begitu banyak orang adalah sesuatu yang akan selalu kami kenang," ujar pihak keluarga dalam pernyataan yang dibacakan agen pemain, Manuel Hernandez dikutip Reuters.
"Jesus meninggalkan kekosongan yang mustahil untuk diisi, namun ia juga meninggalkan kenangan berharga bagi kita semua yang cukup beruntung pernah berbagi kehidupan dengannya. Terima kasih telah mencintainya dan telah mendampingi kami."
De Miguel mengembuskan napas terakhir pada Selasa (3/11) pada usia 30 tahun setelah mengalami benturan keras dengan penjaga gawang Andorra, Jesus Owono, dalam pertandingan divisi kedua Liga Spanyol, Senin (2/11).
Pertandingan Tenerife melawan Granada dan laga Andorra melawan Mallorca, yang sedianya dijadwalkan berlangsung akhir pekan ini, dipastikan ditunda.
Rival utama Tenerife, Las Palmas, akan mengenakan seragam biru dan putih atau warna yang identik dengan Tenerife, saat menghadapi Eldense pada hari Minggu. Ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada De Miguel.
Para penggemar diundang datang ke stadion Tenerife pada Sabtu (7/11) untuk memberikan penghormatan terakhir kepada De Miguel.
(jun/jun/ptr)