Direktur Pemasaran dan Purnajual HPM, Jonfis Fandy mengatakan hal ini perlu dilakukan karena perusahaan merasa sudah saatnya mobil yang bergerak di segmen small sedan ini diperbarui karena generasi anyar Civic terakhir kali diluncurkan pada tahun 2012 silam.
"Ini memang saatnya mengubah Honda Civic karena sudah waktunya dilakukan perubahan. Kami harapkan dengan tampilan baru ini, masyarakat bisa mendapatkan pengalaman baru berkendara dengan sedan," ujar Jonfis di Jakarta, Senin (6/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Honda All New Civic ini dibanderol seharga Rp 475 juta dalam kondisi on the road di wilayah Jakarta dan tersedia dalam lima pilihan warna.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bahkan kami harapkan bisa naik lagi targetnya hingga akhir tahun, bisa jadi 1.800 unit nantinya. Kita lihat saja," terangnya.
![]() |
Apalagi dengan maraknya mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) yang ada di kisaran Rp 400 juta, pelanggan pasti akan lebih memilih sedan karena dianggap memiliki kesan mewah dan dengan kelengkapan yang lebih banyak dibandingkan MPV.
"Sedan memang tidak besar di Indonesia karena pajaknya besar, tapi luxury dari MPV seharga Rp 400 juta dengan sedan Rp 475 juta ini jelas berbeda meskipun secara harga memang tidak beda jauh. Apalagi dengan mesin 1.5 liter turbo ini bahan bakar bisa hemat, dan power bisa naik jauh," tuturnya.
Sebagai informasi, Honda menorehkan penjualan sedan sebesar 3.353 unit sepanjang tahun 2015. Honda City mendominasi penjualan tersebut dengan proporsi sebesar 55,62 persen dari seluruh penjualan sedan, sedangkan Civic menempati posisi kedua dengan porsi penjualan mencapai 22,52 persen.
Sementara itu, Honda Civic tercatat mengalami kenaikan pangsa pasar di kelas mini sedan dari angka 31,3 persen pada tahun 2014 menjadi 39,5 persen pada tahun 2015. Kendati demikian, pada periode tersebut penjualan Civic terbilang menurun dari 964 unit di tahun 2014 ke angka 842 unit di tahun berikutnya.
(eno)

