Beberapa negara terkait kebijakan-kebijakan kendaraan listrik sudah terealisasi dan menjamin adanya pasar untuk kendaraan listrik. Di Indonesia masalah kebijakan dan standarisasi kendaraan listrik sampai saat ini masih abu-abu.
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawirawan mengatakan, dengan adanya uji jalan Garansindo Electric Scooter ITS (Gesits) Jakarta-Bali, kebijakan terkait motor listrik akan segera dibuat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Putu menjelaskan, selama ini kebijakan terkait kendaraan listrik belum jelas karena kebijakan standarisasi tidak dapat dibuat jika produknya belum terealisasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Putu menjelaskan mengapa harus ada produknya terlebih dahulu, dikarenakan SNI merupakan sebuah Konsensus (kesepakatan).
"Standar Nasional Indonesia, konsensus antara produsen dan pemerintah, perguruan tinggi dan juga publik," katanya.
Gesits memulai uji jalan dengan melakukan perjalanan Jakarta-Bali 7-12 November 2016 yang menempuh jarak 1.200 km, dengan lima pengendara dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). (pit)