Dalam pertemuan yang bertempat di gedung Kementrian Perhubungan, Senin (5/12) lalu, Rektor ITS Joni Hermana bersama tim Gesits terdiri dari Ketua Tim Peneliti Gesits Muhammad Nur Yuniarto dan Chief Sales Director Garansindo Group Harun Sjech disambut dengan baik oleh Budi Karya bersama beberapa jajaran Kemenhub.
Ada beberapa hal yang dibicarakan, seperti mengenai pengembangan project Gesits kedepannya, telah dibicarakan termasuk di antaranya adalah peraturan, perizinan, sertifikasi, strategi pemasaran, serta regulasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Indonesia, serta masyarakat Indonesia atas dukungan positif yang diberikan kepada Gesits," tutup Harun.
Seperti yang pernah diulas CNNIndonesia.com, motor listrik ini memiliki daya sebesar 5 kW, dengan daya motor sebesar itu memungkinkan pengendara untuk memacu motor ini hingga 100 km/jam.
Kapasitas baterainya cukup besar yaitu 5kWh dengan pola berkendara masyarakat Indonesia pada umum nya (60 - 80 km/jam) maka sekali pengisian penuh Gesits dapat digunakan untuk berkendara sejauh 100 km.
Kabar baiknya, apabila motor listrik Gesits sudah beredar dipasaran, jangan khawatir soal pengisian baterai. Karena Gesits memberikan kemudahan penggantian baterai dengan sistem swap (tukar tambah).
Konsumen dapat melakukan penggantian baterai di tempat fasilitas umum termasuk SPBU, maupun minimarket. Gesits juga akan berkerja sama dengan Perusahaan Listrik Nasional (PLN), yang akan menyediakan stasiun penggantian baterai isi ulang di setiap SPBU. (pit)