"Menhub mengimbau sopir agar tidak menuruti permintaan membunyikan klakson di jalan bukan melarang bus gunakan suara telolet," ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang. S. Ervan, melalui pesan singkat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fenomena telolet sendiri sudah lumayan lama hadir di Indonesia. Kelompok pemburu suara telolet ini biasanya berdiri di pinggir jalan, mereka mengharapkan tiap kendaraan yang lewat membunyikan klakson.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadi, frasa 'om telolet om' ini kerap diucapkan oleh mereka sembari teriak ke arah sopir bus agar mereka membunyikan klaksonnya.
Nah, wabah ini terdengar hingga ke dunia internasional setelah sejumlah musisi seperti DjSnake, Marshmello ramai-ramai memposting cuitan ‘Om Telolet Om’ ke akun Twitter miliknya.
Sekadar diketahui, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 55/2012 tentang Kendaraan, aturan tentang suara klakson pada Pasal 69, atau dalam pasal 64 ayat (2) paling rendah, yakni 83 desibel (dB) dan paling tingg 118 desibel.
Jadi, jika tidak kurang atau melebihi aturan pada PP tersebut, perbuatan pengemudi bus tersebut tidak dapat dikatakan melanggar.
Pada dasarnya, jalan raya memang bukanlah tempat bermain anak. Berbahaya atau tidak, memang perlu ada kajian mendalam terkait hal tersebut oleh pemangku kepentingan, mengingat demam om telolet om mengubah area bermain anak ke rute kendaraan ukuran besar.
Tanggapan lain datang dari Ketua Umum Bus Mania Community, Arief Setiawan. Menurutnya, om telolet om menjadi bentuk minimnya hiburan karena masyarakat telah mengkonsumsi gadget sehari-hari.
Ia juga berpendapat, fenomena ini harus diperhatikan karena berisiko keselamatan dan bisa meresahkan pengguna jalan lain.
Di sisi lain, om telolet om dinilai mampu mempromosikan penggunaan bus yang sekarang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena fasilitasnya sudah jauh lebih baik.
"Ini bisa membantu pemerintah mengampanyekan masyarakat agar mau naik bus, ayo naik kendaraan umum agar mengurangi kemacetan," ujar Arief.
(tyo/tyo)