"Meminta maaf tanpa syarat untuk pelaksanaan yang telah ditemukan," kata pihak Rolls-Royce yang dibacakan di pengadilan, di London, Selasa (17/1), seperti dikutip The Guardian.
Dalam hasil yang ditemukan pihak berwenang di Inggris, pihak Rolls-Royce memberi suap USD2,25 juta dan mobil Rolls-Royce Silver Spirit kepada salah satu individu untuk mengubah dan mempengaruhi kontrak dengan Rolls-Royce terkait penyediaan mesin jet Trent 700 bagi Garuda Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan temuan lembaga antikorupsi Inggris, Serious Fraud Office (SFO) tersebut, Rolls-Royce pun memberi suap kepada rival untuk tidak mengikuti penawaran demi pengamanan kontrak Rolls-Royce.
Tak hanya itu, di Thailand Rolly-Royce diketahui melakukan suap USD36 juta sepanjang 1991 sampai 2005 untuk penyediaan mesin jet Thai Airways.
Setelah terbukti, Rolls-Royce meminta maaf dan berniat menyelesaikannya secara damai. Pengadilan Inggris akhirnya menyetujui penyelesaian kasus antara SFO dengan Rolls-Royce dalam bentuk pembayaran ganti rugi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, dilansir dari Telegraph, Rolls-Royce mempengaruhi Garuda Indonesia untuk membeli mesin Trent 700 buatan mereka yang digunakan pada pesawat Airbus tipe A330.