Foto: Pool (Motor1) |
Produsen otomotif asal Korea Selatan itu kali ini memperkenalkan Ioniq, berdesain sedan futuristik untuk debut perdananya di Geneva Motor Show 2017.
Sebagai kendaraan masa depan, Hyundai juga membawa Ioniq dalam bentuk virtual reality agar semua orang memahami dan merasakan sensasi berkendara menggunakan kendaraan masa mendatang.
Dalam pemberitaannya, Motor1 menyebut keputusan Hyundai menyematkan program LIDAR (Light Imaging, Detection, And Ranging) tak lain untuk tetap memastikan agar penumpan tetap aman saat memakainya. Produsen menjejalkan teknologi itu pada bagian dalam bumper depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teknologi lain yang dapat ditemukan di Ioniq yakni sistem Cerdas Cruise Control, menghadap ke depan bersama radar serta Lane Keeping Assist Camera. Blind Spot Detection radar untuk membantu mobil tersebut saat hendak berpindah jalur secara aman, ditambah GPS guna melacak posisi kendaraan serta mempermudah perjalanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Produsen juga bekerjasama dengan pihak ketiga asal Korea Selatan untuk merumuskan energi yang tepat untuk Ioniq dan pastinya hemat. Pemilihan teknologi sel yang baik bahan bakar hidrogen untuk lebih dari 497 mil (800 kilometer). Selain itu juga memakai plug-in hibrid.
Meski begitu Hyundai memastikan tidak membanderol Ioniq dengan harga tinggi, yang pasti di bawah kompetitor untuk mobil serupa. Mereka ingin ada mobil otonom dalam paket hemat, agar tidak sedikit yang dapat membelinya. (evn)
Foto: Pool (Motor1)