Lamborghini Urus, mungkin akan menjadi debut dalam sejarah 54 tahun berdirinya perusahaan asal Italia tersebut.
CEO Lamborghini, Stafano Domenicali mengatakan tidak akan ada dampak negatif bagi perusahaan yang kini memilih ikut terjun ke bisnis kendaraan SUV. Mengingat selama ini secara global, Lamborghini dikenal sebagai spesialis supercar.
Menurut Domenicali, kehadiran SUV pada jajaran armadanya akan berfungsi sebagai penyeimbang, bukan berarti akan menjadi sangat penting untuk mendongkrak kelangsungan hidup perusahaan. Produsen dikabarkan akan memberikan tingkat eksklusifitas pelanggan Urus seperti halnya, konsumen supercarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil tersebut kabarnya tengah disiapkan untuk menggendong mesin plug-in hybrid. Tetapi tetap dengan dengan standar biturbo V8 4.0 liter, dan menjadi satu-satunya model turbocharged di lineup.
Lamborghini juga tidak akan membangun versi diesel pada Urus, melainkan mempertimbangkan model listrik murni.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Debut pertamanya akan dilakukan pada pameran otomotif Shanghai Auto Show bulan depan. Sedangkan produksinya diwacanakan akan dilakukan di akhir tahun 2017. (evn)