Kanselir Inggris Philip Hammond, mengatakan bahwa Inggris juga memperbolehkan mobil tanpa pengemudi diuji tanpa didampingi operator manusia di dalam atau diluar.
Disebutkan bahwa Transport Reaserch Laboratory (TRL) Inggris juga akan melakukan uji coba mobil otonom di jalanan negeri itu. Tapi, uji coba di jalan besar baru akan dilakukan pada akhir 2018, demikian disabutkan The Sun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai mengumumkan hal tersebut, Hammond kabarnya lantas langsung mencoba mobil otonom, seperti disebutkan Express.co.uk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi, menurut dia, dengan kendaraan otonom diharapkan dapat menekan angka kecelakaan dan menyelamatkan ribuan nyawa setiap tahunnya.
"Kendaraan ini akan mengubah jalanan dan masyarakat, mengurangi kecelakaan secara signifika dan menyelamatkan ribuan nyawa tiap tahun, sembari menambah milyaran poundsterling untuk ekonomi," ucap Hawes seperti dikutip The Guardian.
Dukungan pemerintah juga tampak dari dana dana £1 milyar yang disiapkan untuk proyek tersebut. Pengeluaran sendiri baru untuk kecerdasan buatan kendaraan £75 juta, £400 juta untuk biaya pengisian daya mobil dan £100 juta untuk meningkatkan penjualan mobil listrik.
Meski demikian, tak semua orang setuju dengan rencana ini. Jeremy Clarkson, seorang jurnalis otomotif menentang karena menurutnya mobil otonom berbahaya. Ia bahkan menyebut hampir mati saat mencoba kendaraan itu. (eks)