"Karena itu Kami rasa 2018 bisa menjadi lebih baik dari 2017. Mungkin tidak berbeda jauh, tapi bisa meningkat 10-20 persen ," kata Presiden Direktur Volvo Indonesia Valery Muyard di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, saat ditemui pada konferensi pers pekan lalu (19/12).
Berdasarkan data yang Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan UD Trucks pada 2017 melesat ketimbang 2016. Sampai November 2017, penjualan mencapai 2.519 unit. Lebih banyak dari periode Januari-Desember 2016 yang terjual 1.800 unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Konstruksi dan infrastruktur akan berlanjut katena banyak yang belum selesai, seperti Trans Jawa, Sumatera dan di Jakarta pun belum. Bahkan kami lihat banyak proyek di gedung dan apartemen. Ini akan berlanjut," kata Muyard.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, memasuki 2018 pihaknya juga akan kembali menambah jumlah varian dari UD Trucks, yakni sebuah light duty truck Kuzer. Kendaraan itu akan dirakit di pabrik Sunter, Jakarta Utara, setelah Volvo bekerjasama dengan Astra International.
Upaya tersebut dilakukan lantaran jumlah investasi terhadap kendaraan komersial yang kian menurun setiap tahunnya.
Menurut Putu, pemerintah merencanakan total investasi sebesar 27 juta Euro dalam lima tahun ke depan hanya untuk kendaraan komersial. Untuk tahun ini yang akan direalisasikan sebesar 11,7 juta Euro. (eks)