Perusahaan berlogo tiga elips itu mengatakan, bahwa pihaknya telah menghentikan semua produksi mobil untuk diekspor ke pasar otomotif Vietnam, sampai ada kejelasan. Artinya ekspor mobil dari negara lain termasuk Indonesia, berhenti mulai bulan ini.
Seperti kita kehatui, produsen mobil Jepang mengimpor mobil ke Vietnam dari Thailand, Indonesia dan Jepang mencapai sekitar seperlima dari pasar Vietnam, atau 1.000 unit per bulan. Model yang diimpor meliputi pikap Hilux, Yaris, Fortuner dan Lexus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di satu sisi, penjualan mobil di Vietnam antara Januari dan November merosot 10 persen pada tahun lalu menjadi 245.000 unit. "Kami mengantisipasi lompatan besar pada 2018 namun karena hambatan non-tarif yang ditetapkan oleh pemerintah Vietnam, kami sama sekali tidak dapat mengekspor ke Vietnam," jelas Michinobu.
Salah satu yang dibahas adalah soal kendala ekspor barang dari RI ke Vietnam. Ekspor dari Indonesia ke Vietnam yang dibahas salah satunya adalah kendaraan bermotor. (mik)