Ada sembilan merek yang tercantum dan mencakup 51 model mobil penumpang serta kendaraan utilitas. Studi sendiri dilaksanakan dari Maret sampai dengan Oktober 2017 dengan mengukur masalah yang dialami pemilik kendaraan baru dalam jangka waktu dua sampai enam bulan pertama dan memeriksa lebih dari 200 poin masalah dalam delapan kategori kendaraan.
Adapun masalah tersebut, meliputi soal mesin dan transmisi, pengalaman berkendara, interior kendaraan, eksterior kendaraan, fitur, kontrol, tampilan, pemanas, ventilasi dan pendingin (HVAC) audio, hiburan atau navigasi hingga tempat duduk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semakin banyak waktu yang dihabiskan pemilik di dalam mobilnya, mereka akan semakin sadar akan masalah kendaraan terkait dengan kenyamanan mereka saat mengemudi. Seperti pengunaan audio, hiburan atau sistem navigasi dan interior, selain beberapa faktor di area lainnya. Produsen perlu memastikan bahwa fitur-fitur seperti ini sebaiknya dirancang untuk dapat bertahan dalam waktu yang lebih lama," lanjut dia.
Lalu, pada 2017 pemilik kendaraan dengan usia lebih muda (di bawah 35 tahun) mengalami lebih banyak masalah kualitas awal dibandingkan pemilik kendaraan yang berusia 35 tahun ke atas (masing-masing 125 PP100 vs. 99 PP100) atau permasalahan yang dialami per 100 kendaraan (PP100). (mik)