Misalnya pada Alphard 2,5 X naik Rp20,5 juta menjadi Rp925,2 juta. Alphard 2,5 G naik Rp24,9 juta menjadi Rp1,079,6 miliar, Alphard 3,5 Q naik Rp50,3 juta menjadi Rp1,773,4 miliar, Alphard Hybrid naik Rp22,5 juta menjadi Rp1,4 miliar dan Vellfire 2,5 G naik Rp22,5 juta menjadi Rp1,077,6 miliar.
Dari sisi tampilan, dua model tersebut memperbarui rancangan headlamp, hood moulding, bumper, grille serta foglamp bezel baru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penggunaan ornamen kayu turut disematkan di bagian kabin. Untuk varian 2.5 X, 2.5 G, dan Hybrid, ornamennya di dominasi warna metal brown wood, sedangkan untuk interior New Alphard varian 3.5 Q didominasi warna hitam dengan aksen brown olive ash brull woodgrain. Pada varian 2.5 G Vellfire, ornamennya menggunakan metal wood dengan dominasi warna hitam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus untuk varian 2.5 G, 3.5 Q, 2.5 G Vellfire, dan Hybrid mendapat fitur tambahan berupa Blind Spot Monitor yang berfungsi untuk semakin mempermudah pengemudi dengan menambah luas pandangan khususnya di bagian blind spot.
Khusus untuk varian Q, kini dilengkapi dengan mesin berteknologi V6 dengan VVt-i dan menggunakan transmisi baru, yaitu 8 AT. Selain hemat bahan bakar, teknologi ini juga semakin ramah lingkungan.
Secara resmi Alphard dan Vellfire masuk ke Indonesia pada tahun 2008. Dalam kurun 10 tahun total penjualan mobil ini mencapai 15.789 unit. Sepanjang 2017, secara bersama kedua mobil ini terjual sebanyak 4.126 unit atau naik 41,45 persen dibandingkan tahun sebelumnya dengan jumlah 2.917 unit. (eks)