Selain dua faktor itu, cukup banyak konsumen yang memikirkan soal desain, keandalan dan fungsi sebelum memutuskan membeli kendaraan pribadi. Jika perusahaan otomotif telah berhasil memenuhi persyaratan-persyaratan tersebut, tak pelak mereka akan menjadi konsumen paling setia.
Membahas soal pelanggan paling loyal, ternyata bukan merek mobil Jerman atau Amerika Serikat yang meraih titel tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara tren negatif untuk Chrysler dan Dodge. Tingkat loyalitas konsumen terhadap dua perusahaan itu kian menurun dalam dua dekade terakhir, sementara Buick tidak lebih baik karena peringkatnya turun dari 35 persen di tahun 2007 menjadi 29 persen di tahun 2017.
Lihat juga:Jurus Bikin Skutik Nyaman Dikendarai |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Temuan menarik lainnya adalah adanya fakta bahwa pengikut setia terhadap model crossover dan SUV telah melebihi model pikap, dan hasil ini untuk pertama kalinya setelah 10 tahun terakhir.
"Ada perubahan selera konsumen dalam 10 tahun terakhir, dan produsen mobil yang mendapati penjualan mobilnya turun, mempertahankan loyalitas pelanggan adalah hal paling penting," kata direktur eksekutif analisis industri Edmunds Jessica Caldwell.
"Konsumen adalah kelompok penting bagi produsen mobil agar mereka berada dalam satu merek, seperti 'dalam teori' mereka harus dipertahankan," tutup Caldwell. (mik/mik)