Mobil-mobil modern umumnya sudah menggunakan bumper yang terbuat dari bahan fiber (serat) atau plastik. Ini dampak dari perkembangan zaman yang menuntut produsen mobil berinovasi menciptakan mobil lebih ringan.
Selain bobot mobil berkurang, bumper yang terbuat dari bahan lentur itu juga diakui untuk meminimalisir cedera pejalan kaki yang mendapat benturan. Namun bumper berbahan plastik itu rentan rusak atau penyok. Untuk mengembalikan ke posisi semula, pemilik mobil bisa menggunakan air yang dipanaskan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain dengan alat heater (pemanas), kita sebagai awam juga dapat menggunakan alat atau apapun untuk membuat bumper plastik kembali ke posisi semula dengan air yang dipanaskan," kata Kepala Bengkel Daihatsu Pangeran Jayakarta Dolf Valentino kepada CNNIndonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Posisi Ban Saat Parkir Harus Lurus |
"Akan tetapi semuanya tidak akan kembali 100 persen seperti sediakala. Untuk merapikan akan ada proses lebih lanjut yang dilakukan di body repair (memakai alat khusus dan dipanaskan dan kemudian ditarik perlahan)," jelas Dolf.
Yang membedakan menggunakan air panas dan alat khusus di bengkel resmi adalah hasilnya. Penggunaan air panas tidak semua jenis penyok pada bumper dapat diperbaiki.
Artinya air panas memperbaiki kasus bumper penyok adalah fakta, namun air 'ajaib' itu belum tentu membuat tampilan bumper kembali sempurna. Belum lagi masalah cat yang tergores. (mik)