Hal itu disampaikan Jokowi ketika dikonfirmasi mengenai mobil esemka setelah resmi membuka Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018.
"Nanti kami lihat. Saya kira tugas pemerintah mendorong agar brand Indonesia bisa berkembang," kata Jokowi di JIExpo, Kemayoran, Kamis (19/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti kami lihat apakah Esemka bisa masuk ke industri atau tidak bisa masuk industri tapi bisa dipasarkan atau tidak. Nanti kami lihat," tuturnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Esemka dinyatakan lulus uji emisi oleh BTMP BPPT Serpong pada Agustus 2012 dan satu bulan kemudian diperbolehkan masuk produksi setelah Kemenhub mengeluarkan Sertifikat Registrasi Uji Tipe Kendaraan Bermotor Nomor SK 3896/AJ.402/DRJD/2012.
Pada 2015, AM Hendropriyono meresmikan PT Adiperkasa Citra Esemka Her (ACEH) yang merupakan gabungan dari PT Adiperkasa Citra Lestari (ACL) dan PT SMK. PT ACEH kemudian mendirikan pabrik mobil Esemka di Boyolali, Jawa Tengah yang berdiri di atas lahan seluas 14 hektare.
Berdirinya pabrik tersebut sebagai bukti keseriusan PT ACEH memproduksi massal Esemka di Tanah Air. Namun, hingga kini PT ACEH masih tutup mulut terkait pabrik barunya itu, dan belum bisa dikonfirmasi kebenaran pabrik tersebut.
Hal itu dibenarkan oleh Direktur Utama Pindad Abraham Mose ketika dihubungi CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.
"Permintaan seperti itu bunyi (pernah keluar dari pihak Esemka) sih. Tapi belum tertulis ya (permintaan kerjasama itu)," jelas Abraham. (mik)