Melihat desainnya tak sedikit orang menyangka SUV tujuh penumpang Glory 508 adalah lansiran manufaktur China. Termasuk saya setelah menyentuh dan melakukan tes singkat SUV yang disebut-sebut pesaing serius Honda CR-V.
Sebab, 10 tahun lalu mobil China yang saya kendarai belum sebaik ini dari segi eksterior, interior hingga fitur-fiturnya.
CNNIndonesia.com duduk di kursi baris ketiga. (CNN Indonesia/Muhammad Ikhsan) |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Membahas kursi baris ketiga, rasanya cukup lega untuk saya dengan tinggi badan 168 sentimeter, apalagi sebagai penumpang kursi baris kedua memberikan ruang kaki yang cukup longgar. Rekan seprofesi dengan tinggi badan 175 sentimeter juga penasaran.
CNNIndonesia.com berada di kursi baris kedua. (CNN Indonesia/Muhammad Ikhsan) |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlepas dari itu, semua kursi baris kedua atau ketiga bisa dilipat rata. Kondisi itu memungkinkan pemilik membawa barang bawaan lebih banyak di belakang.
Penumpang dengan tinggi badan 175 cm duduk di kursi baris kedua. (CNN Indonesia/Muhammad Ikhsan) |
Suara mesin nyaris tak terdengar di telinga, dan bisa dikatakan desain interiornya bagus untuk menangkal suara dari luar masuk ke kabin penumpang.
Glory 508 digerakkan dengan kecepatan rendah sekitar 20 km per jam di area uji terbatas Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 yang menyediakan lintasan lurus, tikungan, dan pita penggaduh.
Fitur keyless entry dan tilt steering tersimpan untuk Glory 580. (CNN Indonesia/Muhammad Ikhsan) |
Karakter suspensi Glory 580 terasa empuk ketika digerakkan di atas jalan agak bergelombang dengan kecepatan di bawah 30 km per jam. Namun tipe McPherson di depan dan di belakang Torsion Beam seperti tidak bisa meladeni empat pita penggaduh yang diletakkan berdekatan.
Kabin SUV dirakit di Tangerang, Banten itu terasa berguncang, khususnya di bagian belakang. Tapi saya masih nilai relatif terkendali.
Tampak belakang Sokon Glory 580 (CNN Indonesia/Muhammad Ikhsan) |
Saking ringannya, saya berharap sistem EPS membuat kemudi menjadi agak berat ketika mobil melaju pada kecepatan di atas 50 km per jam. Tujuannya untuk menghindari lingkar kemudi tiba-tiba bergerak ke kiri atau kanan akibat kesalahan pengemudi.
Pada jalan lurus yang sangat minim, saya coba akselerasi mesin dengan menginjak pedal gas dalam-dalam. Kombinasi mesin turbo dan transmisi CVT mumpuni untuk pengendaraan dalam kota, meski reaksi mesin kurang sigap memenuhi permintaan kaki pengendara.
Sokon Glory 580 punya dimensi PxLxT (4.680 mm x 1.845mm x 1.715mm). (CNN Indonesia/Muhammad Ikhsan) |
Bobot Sokon Glory 580 mencapai 1.510 kg (Curb Weight), sedangkan tenaganya 147 tk. Jika dihitung 1.510 :147 = 10,2. Artinya tiap 1 hp Sokon Glory 580 mampu mengangkut beban 10,2 kg.
Sementara CR-V 1.5 liter memiliki bobot 1.649 kg 190 ps (187,4 tenaga kuda). Dalam hitungan tiap 1 hp CR-V 1.5 mampu mengangkut beban 8,7 kg. Angka segitu lebih baik mengingat bobot mobil sudah dipangkas dari generasi sebelumnya.
Jika dibandingkan dengan CR-V 1.5, rasanya, Glory 580 agak keteteran melakukan perjalanan jauh keluar kota yang banyak jalan menanjak. Di atas kertas kekurangan Glory 580 terungkap, namun CNNIndonesia.com harus membuktikan Glory 580 dalam kesempatan lain untuk membuktikan performa mesinnya. (mik)
CNNIndonesia.com duduk di kursi baris ketiga. (CNN Indonesia/Muhammad Ikhsan)
CNNIndonesia.com berada di kursi baris kedua. (CNN Indonesia/Muhammad Ikhsan)
Penumpang dengan tinggi badan 175 cm duduk di kursi baris kedua. (CNN Indonesia/Muhammad Ikhsan)
Fitur keyless entry dan tilt steering tersimpan untuk Glory 580. (CNN Indonesia/Muhammad Ikhsan)
Tampak belakang Sokon Glory 580 (CNN Indonesia/Muhammad Ikhsan)
Sokon Glory 580 punya dimensi PxLxT (4.680 mm x 1.845mm x 1.715mm). (CNN Indonesia/Muhammad Ikhsan)