Honda Siapkan 2 SUV Baru Berplatform Amaze
CNN Indonesia | CNN Indonesia
Rabu, 02 Mei 2018 13:05 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Honda sedang menyiapkan dua mobil baru segmen sport utility vehicle (SUV) yang menggunakan platform Amaze dengan kode 2UA. Kedua mobil tersebut untuk pasar India.
Klaim Honda, SUV-nya dikembangkan dengan mempertimbangkan kebutuhan konsumen, seperti menempatkan ban yang lebih besar sesuai keinginan pasar.
SUV yang dimaksud merupakan SUV kompak dengan panjang kurang dari empat meter sebagai penantang Maruti Brezza, Tata Nexon dan Ford Ecosport yang akan dirilis pasca 2020.
SUV kompak baru tersebut kabarnya untuk menggantikan crossover WR-V dengan alasan memproduksi SUV pada platform Amaze mengeluarkan biaya lebih rendah dan dari segi harga lebih kompetitif daripada WR-V yang menggunakan platform Jazz/City.
Satu lagi, SUV dengan ukuran lebih dari empat meter (4,2 meter hingga 4,3 meter) yang akan menjadi rival Hyundai Creta (panjang 4.270 mm), dengan konfigurasi tujuh kursi yang akan dirilis pada 2020.
Kedua model SUV Honda itu akan menggunakan mesin dan gearbox yang sudah ada guna meneka biaya produksi. Adapun dipertimbangkan menggunakan mesin bensin 1.200cc dan 1.500cc.
Mesin tersebut menyuguhkan transmisi otomatis dan manual, belum termasuk diesel-CVT baru yang mengawali debut pada Honda Amaze mengutip Rushlane.
Mobil yang direncanakan tersebut tidak menutup kemungkinan masuk Indonesia mengingat pasar otomotif Indonesia dan India hampir memiliki beberapa kesamaan. (mik)
Klaim Honda, SUV-nya dikembangkan dengan mempertimbangkan kebutuhan konsumen, seperti menempatkan ban yang lebih besar sesuai keinginan pasar.
SUV yang dimaksud merupakan SUV kompak dengan panjang kurang dari empat meter sebagai penantang Maruti Brezza, Tata Nexon dan Ford Ecosport yang akan dirilis pasca 2020.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua model SUV Honda itu akan menggunakan mesin dan gearbox yang sudah ada guna meneka biaya produksi. Adapun dipertimbangkan menggunakan mesin bensin 1.200cc dan 1.500cc.
Lihat juga:Hasil Penjualan MPV 'Murah' di IIMS 2018 |
Mobil yang direncanakan tersebut tidak menutup kemungkinan masuk Indonesia mengingat pasar otomotif Indonesia dan India hampir memiliki beberapa kesamaan. (mik)