Umumnya usia pakai baterai sekitar empat tahun. Namun, kekuatan baterai bakal cepat soak jika pemiliknya tak memahami cara berkendara PCX hybrid. Alhasil, konsumen harus merogoh kocek hingga Rp7 juta untuk membeli baterai lithium-ion.
"Gaya berkendara. Kan kalau kita selalu menggunakan motor assist dalam keadaan tidak normal pasti usia pakai baterai semakin pendek," kata Teknikal Servis Divisi AHM Reza Rezdie Shahertian di Kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.
Lihat juga:PCX Hybrid Rakitan Lokal Dijual Rp40,3 Juta |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia pun menerangkan jika baterai sudah lemah, motor akan memberi peringatan melalui lampu indikator berwarna oranye di panel meter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kami kan lihat di baterai indikatornya saja. Kalau indikator tidak muncul berarti sistem hybrid normal, tidak perlu diapa-apain," ujar dia.
Lihat juga:Penjualan Skutik 150 cc Semester I 2018 |
"Servisnya sama, tapi memang terhadap baterainya khusus. Kan baterai itu bisa dicek, kami ada alatnya dan tidak makan waktu lama. Jadi nanti dia (mekanik) pakai sarung tangan, harus ada isolator dan lainnya," tutup General Manager Technical Service Division AHM Wedijanto Widarso. (mik)