Saat pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), di Tangerang Selatan, Kamis (2/7), Jokowi menyebut rantai produksi, skala ekonomi, dan branding sektor industri otomotif sudah mencapai taraf global. Dia mengharapkan semua pihak memantau tren otomotif global karena pasti berhubungan dengan otomotif Indonesia.
"Karena kita bagian dari rantai industri otomotif global," ucap Jokowi.
Lihat juga:Jokowi: Teknologi Bisa Ubah Definisi Mobil |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendaraan otonom dikatakan Jokowi sebagai salah satu bentuk disrupsi teknologi otomotif global. Bisa-bisa, otomotif harus mendefinisikan ulang arti kata mobil, kata Jokowi.
Lihat juga:Spesifikasi Jimny Baru Pertahankan 'Konde' |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentunya kita semua sangat mengerti dan paham, bahwa industri otomotif itu ada siklusnya dan sangat peka terhadap siklus ekonomi yang ada. Peneliti mulai bilang, jumlah penjualan mobil di AS mungkin sudah setinggi-tingginya, mentok, sulit naik lagi, mungkin beberapa tahun ke depan akan menurun," ucap Jokowi.
Jokowi berkomitmen membantu industri otomotif berkembang lebih jauh sebab sudah terbukti berperan penting dalam pertumbuhan industri nasional.
Lihat juga:Spesifikasi Jimny Baru Pertahankan 'Konde' |
Jokowi mengingatkan industri otomotif jangan terlena di zona aman sebab bakal sulit untuk berkembang. "Kita harus terus dinamis, terus menjaga untuk meneruskan, menerapkan inovasi yang diperlukan," kata Jokowi (fea/age)