Ini bagian dari strategi investasi sebesar Rp20 miliar yang sebelumnya telah merakit lokal BMW X3. Efek dari perakitan lokal ini mampu menghemat isi kantong konsumen hingga Rp96 juta.
"Pencapaian ini sangat penting bagi MINI Indonesia, karena ini merupakan pertama kalinya model MINI dirakit secara lokal. Saya yakin ini bisa semakin memperluas segmen MINI," kata Presiden Direktur BMW Group Indonesia Ramesh Divyanathan di ICE BSD, Tangerang, Jumat (3/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Menu Lengkap Mobil Baru di GIIAS 2018 |
Total kini ada tujuh model mobil (Seri 3, BMW Seri 5, BMW Seri 7, BMW X1, BMW X3, BMW X5, MINI Countryman) di bawah BMW Group Indonesia yang memanfaatkan pabrik perakitan PT Gaya Motor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akhirnya setelah berbicara dengan pihak Jerman dan produksi dari Gaya Motor dan Tjahaya Sakti Motor, makanya kami bisa punya kemampuan untuk produksi lokal. Prosesnya cukup komprehensif," ungkapnya.
Soal kandungan lokal, dijelaskan Jodie masih terbilang kecil, seperti pada bagian kursi, kabel, material plastik.
Lihat juga:Cara Deteksi 'Recall' Mobil BMW di Indonesia |
Dalam data penjualan wholesales (dari pabrik ke dealer) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada enam bulan pertama pada 2018, tidak satu unit pun model MINI Countryman terjual di Indonesia.
Pihak MINI Indonesia berharap dengan status rakitan lokal mampu meningkatkan daya beli konsumen terhadap mobil asal Inggris MINI Countryman. (mik)