Presiden Direktur Prestige Image Motorcars Rudy Salim mengatakan alasan peluncuran supercar Huracan tidak dipegang oleh Lamborghini Jakarta karena APM tersebut tengah sibuk merevitalisasi dan melakukan peremajaan ulang pegawai, sebelum memulai aktivitas baru.
"Lamborghini Jakarta sedang sibuk revitalisasi semua karyawan dan restrukturisasi manajemen sebelumnya ke manajemen baru," kata Rudy di Pluit, Jakarta Utara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marketing and Sales Executive Lamborghini Jakarta Berdho Alase memilih menolak menjawab saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com mengenai permasalahan sehingga harus vakum atau berhenti sementara dari aktivitas penjualan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kehadirannya untuk menyusul para pesaingnya yang lebih dahulu sampai di Indonesia, yakni Bentley Bentayga, Porsche Cayenne, hingga Mercedes-Benz G-Wagen. Bila sesuai rencana, perkenalan Urus di Jakarta akan digelar pada akhir tahun ini.
Dijelaskan Rudy, Prestige Image Motorcars tetap membeli mobil 'super' tersebut dari Lamborghini Jakarta dengan harga yang telah disepakati.
"Mobil (Urus) masih setir kiri. Kalau setir kanan, mungkin kami yang duluan. Jadi (sistemnya) kami beli dulu ke APM, kami stok, perkenalkan dan jual kembali," tutup Rudy. (mik)