Dua pekan lalu pihak Kia yang dikonfirmasi mengatakan tidak pernah mengundurkan diri dari Gaikindo. Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara menjelaskan pada Selasa (21/8), pihaknya sudah mengeluarkan Surat Keputusan pada Maret lalu yang isinya memberhentikan Kia.
Masalah Kia bukan karena menolak menyetor data penjualan seperti dilakukan Mercedes-Benz Indonesia hingga akhirnya diberhentikan keanggotannya oleh Gaikindo pada awal tahun ini. Kia dikatakan tidak melakukan kewajiban membayar iuran pada Gaikindo.
Lihat juga:Polemik Kia dan Gaikindo di Indonesia |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami kirim surat, tidak adil dong kalau yang lain bayar dia enggak bayar. Kami kasih tahu, giliran nanti mau pameran baru sibuk mau melunasi. Kami ingatkan. Kami juga mengeluarkan surat buat mereka, isinya memberhentikan," ucap Kukuh.
Lihat juga:Menerka Nasib Kia di Indonesia |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Deretan Mobil-Mobil Besar Pengisi GIIAS 2017 |
Sama seperti masalah iuran Kia, Kukuh juga mengungkap wakil bisnis kendaraan niaga Hyundai, Hyundai Oto Komersial Indonesia (HOKI) telah diberhentikan dari keanggotaan Gaikindo. HOKI sempat menjadi peserta pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show pada 2017, namun absen pada tahun ini.
"Kia dan Hyundai truck sudah keluar. Bulan maret. Hyundai baru masuk tahun lalu. Ya secara administrasi mereka tidak mau memenuhi secara regular," kata Kukuh. (fea)