Kunci dari strategi itu ada dua seperti diungkap Presiden Direktur NMI Eichii Koito, yaitu peluncuran model baru dan menambah jumlah dealer. Strategi dimaksud berlaku untuk perkembangan merek Nissan dan Datsun di Indonesia.
Pada Januari 2018 model ketiga Datsun, Cross, meluncur. Inilah model pertama Datsun yang bukan produk low cost green car (LCGC).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Mendung Masih Menggelayuti Nissan Indonesia |
Bukan hanya itu, di pameran otomotif internasional pada Agustus tahun ini, NMI juga menambah dua model baru yaitu Nissan Terra dan Datsun GO Live. Terra masuk di segmen SUV medium ladder frame (sasis tangga) bersama Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner, sedangkan GO Live merupakan alternatif hatchback kecil dengan desain atraktif.
Dealer baru Nissan di Bekasi, Jawa Barat diresmkan hari ini, Rabu (29/8). (CNN Indonesia/Febri Ardian) |
Koito menjelaskan seiring semakin banyaknya pilihan model, NMI juga mesti menyesuaikan dengan penambahan jumlah dealer yang disertai perbaikan kualitas layanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepanjang tahun ini, NMI telah meresmikan delapan dealer baru yang menggunakan desain global. Paling baru adalah dealer Nissan-Datsun Bekasi Barat yang diresmikan pada Rabu (29/8).
Lihat juga:Datsun Mulai Produksi Cross di Purwakarta |
Saat ini, NMI memiliki total 105 dealer Nissan-Datsun di seluruh Indonesia. Sampai tutup tahun fiskal 2018 yang berakhir pada Maret 2019, NMI berjanji total jumlah dealer mencapai 108 unit.
Koito mengatakan semua dealer Nissan-Datsun di Indonesia secara bertahap akan menerapkan "Nissan Retail Concept".
"Kami ingin meningatkan pengalaman dan kepuasan pelanggan dengan desain baru jaringan dealer. Ini untuk menunjukan komitmen dan strategi ofensif kami untuk Indonesia," tutup Koito. (mik)
Dealer baru Nissan di Bekasi, Jawa Barat diresmkan hari ini, Rabu (29/8). (CNN Indonesia/Febri Ardian)