Pemilik chopper land bertenaga listrik, Duwi Arsana mengatakan bahwa melalui chopper land ramah lingkungan ini salah satu bukti anak-anak muda di Indonesia sangat terampil menciptakan motor listrik.
"Jelas itu. Waktu itu Jokowi punya chopper, bentuknya bagus, akhirnya kami buat saja. Maksud kami ini menunjukkan ke masyarakat bisa loh punya motor seperti Jokowi," ujar Duwi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chopper land bertenaga listrik bisa tempuh jarak sejauh 80 kilometer dengan proses pengisian selama 4 jam. (CNN Indonesia/Jonathan Patrick) |
Duwi mengaku menggelontorkan uang hingga Rp7 juta untuk pengadaan baterainya saja. Total, ia menghabiskan dana Rp21 juta. Harga modifikasi bisa membengkak tergantung jumlah baterai yang dikandungnya.
"Kalau 300 baterai tergantung bisa Rp21 juta baterainya saja. Tergantung distributormya kasih diskon atau tidak," ucapnya.
"Memang mengurangi estetika, tapi mungkin nanti akan kami bentuk casing baterai jadi bentuknya kayak mesin motor. Karena kosong sekali," pungkas Duwi.
Netizen Apresiasi Karya Duwi
Duwi juga memamerkan motor di laman youtube pribadinya. Duwi mengaku mendapat apresiasi dari netizen pada kolom komentar, bahkan sejumlah netizen menulis ingin membeli motornya pada kolom komentar. Kendala masih motor prototipe membuat Duwi belum berani menjualnya.
"Minat sudah tinggi. Kami masih coba-coba nanti kalau sudah jelas kami tawarkan. Komunitas chopper sudah komentar. Tadi ada temen komunitas chopper tertarik. Dia bilang bagus dan unik, chopper tanpa knalpot dan seolah tanpa mesin," tutur Duwi.
Ke depannya Duwi memiliki visi untuk membenamkan teknologi pemindai sidik jari untuk menghidupkan motor, pelacak GPS, perintah suara, hingga integrasi dengan ponsel ke motor chopper.
"Kami akan masukkan teknologi supaya bisa menyalakan pakai sidik jari. GPS tracker kami juga akan pasang di sini. Pakai perintah suara dan wireless nyambung ke ponsel juga," tutur Duwi panjang lebar.
(jnp/mik)
Chopper land bertenaga listrik bisa tempuh jarak sejauh 80 kilometer dengan proses pengisian selama 4 jam. (CNN Indonesia/Jonathan Patrick)