Kendaraan listrik merupakan bintang pada pameran tahun ini, ada juga yang memamerkan mobil swakemudi berbarengan dengan puluhan teknologi start-up, kendati pangsa pasar kendaraan berteknologi tinggi itu belum jelas.
"Setiap mobil baru ini membutuhkan 100 juta baris kode. Itu lima sampai enam kali lebih banyak daripada di Boeing," kata Kepala Asosiasi Industri Otomotif Prancis, Luc Chatel, dilansir Antara, Kamis (4/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, industri otomotif dunia menyadari bahwa mereka tidak bisa berjalan sendirian dalam mengembangkan teknologi. Mereka menggandeng banyak perusahaan teknologi, beberapa di antaranya adalah Google, Nokia, dan Microsoft.
"Tentunya setiap perusahaan senang melakukan semuanya sendirian," kata Pimpinan Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi, Carlos Ghosn.
Ghosn mengharapkan aliansinya dapat menjual 14 juta mobil pada akhir tahun 2022, 10 persennya adalah bertenaga listrik.
Sedangkan pameran Paris Motor Show akan digelar pada 4-14 Oktober, dengan belasan mobil-mobil baru dari pabrikan dunia, antara lain BMW, Mercedes-Benz, Toyota, Skoda, Porsche, Audi, Kia, dan lain sebagainya, demikian AFP. (mik)