Sebelumnya dikabarkan demo hari ini bakal mengerahkan sedikitnya 5.000 pengemudi online gabungan dari Bandung dan Jabodetabek. Namun, berdasarkan pengamatan Grab di lapangan, pendemo yang datang hanya berjumlah ratusan orang.
"Tapi pengamatan kami di lapangan hanya beberapa ratus saja yang datang, Itu pertama," kata Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata saat dihubungi CNNIndonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi paling utama tuntutan mereka adalah membuka suspend atau open suspend tanpa syarat," ungkap Ridzki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia pun menjelaskan penyebab mengapa ada akun mitra yang diblokir. Pertama karena melakukan tindak kecurangan dengan membuat pesanan secara fiktif.
Kedua, terkait masalah keamanan penumpang. Keamanan penumpang yang dimaksud adalah pengemudi kedapatan melontarkan kata-kata tidak senonoh kepada konsumen Grab. Sedangkan mengenai cara berkendara pengemudi, suspend (penangguhan) yang berlaku hanya sementara saja dan itu masih bisa diperbaiki.
Terakhir, blokir berlaku jika pengemudi telah melakukan perbuatan yang menyangkut kriminalitas.
Grab Indonesia sepakat tetap memblokir akun pengemudi online yang bermasalah dengan alasan berkomitmen pada pelanggan dan seluruh mitra yang sudah bekerja jujur.
"Makanya demo ini adalah cara terakhir mereka untuk akunnya kembali dibuka," kata Ridzki.
Sebelumnya, berdasrkan keterangan Presidium Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) dan Asosiasi Driver Online (ADO) total ada 10 tuntutan yang sudah disiapkan untuk disampaikan saat unjuk rasa di Grab Indonesia hari ini.
Sedangkan tuntutan dari pengemudi taksi online adalah tarif dan skema poin yang manusiawi, stop pemotongan pajak ilegal, stop penerimaan mitra pengemudi baru, dan meminta perlindungan maksimal bagi mitra dalam hal ini pengemudi.
Selain itu mereka juga menginginkan sistem 'open suspend' bagi mitra driver online individu, stop monopoli dan diskriminasi order prioritas, serta menginginkan bisnis transportasi online yang lebih adil dan profesional. (ryh/fea)