Perkembangan ekspor dikatakan pihak AISI dipengaruhi tren positif dari penjualan domestik yang selama Januari-September menyentuh 4,7 juta unit atau meningkat 8,8 persen dari periode sama tahun lalu. AISI optimistis pada tahun ini total penjualan motor domestik sampai 6,2 juta unit atau 6,3 juta unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bisa enggak pak? Sanggup enggak pak? Nunggu prinsipal atau bisa langsung? Ini kita tanya nih sama ketua asosiasinya," tanya Airlangga, Rabu (31/10), dari atas panggung seremoni pembukaan IMOS kepada Ketua AISI Johannes Loman yang ada di hadapannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Airlangga menjelaskan target 10 persen itu merupakan bagian dari pengembangan industri 4.0 Indonesia.
Dia juga memaparkan bahwa industri motor telah tumbuh positif pada tahun lalu, nilai ekspor dikatakan mencapai US$1,2 miliar sedangkan impor US$450 juta. Mempertahankan keseimbangan antara impor dan ekspor dikatakan menjadi pegangan Presiden Joko Widodo. (fea/mik)