Otoritas setempat sepakat untuk membuat aturan melarang peredaran mobil beremisi demi menjaga kualitas udara di negara berjuluk negeri matador itu.
Dalam proposal yang berisi dokumen undang-undang transisi energi dilansir AFP Rabu (14/11), menjelaskan bahwa Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez sedang merancang aturan yang isinya mengatur tentang penggunaan kendaraan di Spanyol di masa depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diberlakukannya aturan tersebut praktis Spanyol bebas emisi karbon pada 2050. Saat itu juga seluruh kendaraan yang beredar nanti sudah menggunakan teknologi ramah lingkungan seperti mobil plug-in hybrid, hybrid dan listrik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Teropong Kendaraan Listrik di Indonesia |
Sedangkan Austria dan Kosta Rika mencanangkan target pada 2020 dan 2021, lalu Norwegia targetnya mengakhiri penggunaan bahan bakar minyak pada 2025.
Pemerintah Indonesia telah menyatakan keseriusan untuk mengembangkan kendaraan listrik dengan Perpres yang kini sedang dikaji. Komitmen Indonesia, yaitu 20 persen untuk produksi kendaraan emisi karbon rendah (Low Carbon Emission Vehicle/LCEV) pada 2025. (ryh/mik)