Mengutip Bangkok Post, Jumat (16/11) dari dana investasi yang dikucurkan, Mazda akan memproduksi lima bagian inti mobil hybrid, yaitu baterai, motor, manajemen baterai, AC/DC converter dan inverter.
Sebelum Mazda, merek otomotif Jepang lain juga tertarik memproduksi mobil hybrid di Thailand adalah Mitsubishi. Sementara Toyota telah mendapat restu memproduksi C-HR hybrid.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:CX-9 dan MX-5 Membawa Sejumlah Perubahan |
Di dunia, Mazda tak begitu dikenal sebagai produsen mobil hybrid bahkan listrik. Di Jepang, Mazda punya Mazda 3 generasi baru yang dilengkapi sistem hybrid dalam versi JDM. Axela -nama lain Mazda 3- mengandalkan sistem Hybrid Synergy Drive Toyota, yang dikencani mesin bensin 2.000 cc milik Mazda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini, Mazda belum terbuka model hybrid yang akan diproduksi di Thailand.
Presiden Mazda Asia Tenggara Hiroshi Inoue mengatakan bahwa mobil hybrid Mazda menawarkan opsi berkendara untuk jangka panjang. Rencana menawarkan mobil hybrid ini juga salah satu komitmen perusahaan mendukung mengurangi emisi gas buang di ASEAN. (mik)