Disebut sebagai keselamatan aktif karena mampu mengantisipasi potensi kecelakaan. Salah satunya fitur keselamatan aktif pada Pajero Sport Dakar 4X4 transmisi otomatis 8 percepatan.
SUV yang dirakit di Deltamas, Cikarang, Jawa Barat itu telah dilengkapi tiga fitur canggih, yaitu forward collision mitigation system (FCM), ultrasonic mis-acceleration mitigation system (UMS) dan adaptive cruise control (ACC).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat dilakukan pengujian di jalan bebas hambatan, fitur ini terbukti sangat sigap menahan laju kendaraan agar tak terjadi tabrakan dengan mobil di depan. Namun sebelum hitungan lima detik selesai, sebaiknya kaki pengendara menekan pedal rem.
CNNIndonesia.com saat mengujinya dengan sengaja tidak menekan pedal rem dalam rentan waktu lima detik, justru mobil bergerak ke depan. Hal ini karena modul mendapat perintah untuk rilis rem. Artinya di balik kecanggihan fitur UMS tersebut juga butuh kaki pengendara. Jangan sampai sistem dengan sendirinya merilis rem tanpa diantisipasi pengendara.
Lihat juga:Uji Mobil Listrik Blits Cicip Jalan Sumatra |
Ketiga adalah ACC sebuah fitur yang mirip dengan cruise control. Sebelum membahas lebih jauh soal ACC, sebaiknya pahami kerja cruise control.
Cruise control adalah sebuah teknologi yang memberikan pengendara kebebasan mengendarai mobil tanpa kaki harus menekan pedal gas. Sementara ACC adalah sebuah teknologi canggih mobil-mobil masa depan yang kecanggihannya melebihi cruise control. Tidak berlebihan jika disebut sebagai fitur semi autopilot.
ACC bisa dinikmati keunggulannya setelah pengendara mengaktifkan fitur ini pada Pajero Sport. Awalnya tekan tombol pengaturan untuk menentukan kecepatan seperti fitur cruise control lain.
Pada fitur cruise control umumnya cuma mampu menjaga kecepatan secara konstan, namun kelebihan ACC mampu menyesuaikan kecepatan dengan kendaraan sekitar 100 meter di depan berdasarkan pengujian dilakukan CNNIndonesia.com di jalan bebas hambatan.
Ketika fitur bekerja membaca kendaraan di depan, komputer akan memberi perintah menahan kecepatan kendaraan. Selanjutnya ACC akan memberi perintah untuk menambah kecepatan jika mobil di depan sudah bergerak lebih cepat lagi.
Batas kecepatan minimal untuk mengaktifkan ACC adalah 40 km per jam. Dengan kata lain, ACC tidak cocok digunakan di kota-kota besar yang padat lalu lintas.
ACC bekerja aktif pada batas kecepatan 40 km per jam. (Foto: CNN Indonesia/Muhammad Ikhsan) |
ACC bekerja aktif pada batas kecepatan 40 km per jam. (Foto: CNN Indonesia/Muhammad Ikhsan)