Walau begitu, Jonan ingin Pertamina memperhatikan tata letak dua jenis stasiun itu yang ditujukan untuk kendaraan berteknologi berbeda. Jonan mengatakan meski berada di satu area, posisi SPLU harus terpisah dari SPBU.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Target ESDM Bangun 10 Ribu SPLU pada 2050 |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menjelaskan ada tiga konsep utama GES, yaitu Green yang berarti SPBU mempunyai Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Future yang artinya memiliki SPLU, dan ketiga Digital berdasarkan proses pembayaran non-tunai MyPertamina.
GES di SPBU Kuningan memiliki empat unit pengisian listrik, dua tipe fast charging yang dikatakan mampu mengisi penuh baterai di bawah 15 menit dan dua tipe normal.
GES juga merupakan buah kerjasama beberapa instansi pemerintahan selain ESDM, yakni Kementerian BUMN, Kementerian Perindustrian, Telkom dan PLN. Selain itu lembaga pendidikan dan pelaku industri misalnya BMW, Toyota, Mitsubishi, Gesits, dan Bosch juga termasuk di dalamnya.
"Suatu kebanggaan bagi kami dimana quick charger Mitsubishi Motors dapat menjadi bagian dari pilot project fasilitas pengisian daya di Indonesia," kata Director of Coordination & Development Division Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indoneaia (MMKSI) Ogi Ikematsu.