Menurut Kepala Wilayah Astra Motor Balikpapan Darma Wijaya, Scoopy diakui berhasil menguasai 70 persen penjualan Honda dan dibuntuti oleh BeAT.
Namun hasil tersebut dikatakan tak sesuai harapan untuk penjualan sepeda motor trail Honda di Kaltara, mengingat Kaltara adalah sebuah provinsi di Indonesia dengan kondisi jalannya tak rata yang seharusnya bisa membantu mendongrak penjualan motor trail Honda harga relatif terjangkau, yaitu CRF150L.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Lebih Ramai Motor Honda di Kalimantan Utara |
"Nyumbang tidak terlalu hanyak, (motor) sport hanya belasan persen (termasuk CRF150L) saja," kata Darma di Maratua, Kepulauan Derawan pekan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Sudah Ratusan SMK 'Koprek' Motor Honda |
Lebih lanjut, ia menolak jika disebut masyarakat di sana ogah menunggangi produk Honda karena CRF150L kalah pamor dari Kawasaki KLX 150. Darma punya alasan lain, salah satunya jumlah pengapalan motor Honda ke Kaltara.
"Masalah suplai juga, di sini CRF150L (penjualan) satu bulannya sekitar 50 unit," tutup Darma. (ryh/mik)