Menurut Executive General Manager TAM Fransiscus Soerjopranoto, ucapan bos Mitsubishi Indonesia tersebut bukan nada meledak, namun komentar itu seperti mendapat masukan dari netizen terhadap calon model baru Avanza yang sering ia temukan di media sosial.
"Hal ini sama seperti gambar desain yang banyak bermunculan. Kami berterima kasih atas masukan-masukan berupa ide-ide berupa gambar design, spesifikasi, dan informasi apapun juga. Masukan ini merupakan wujud kecintaan masyarakat akan produk Toyota khususnya Avanza," kata Soerjo melalui pesan singkat yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (17/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejak awal dikembangkan Avanza dibuat untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Serangkaian survei hingga ke pelosok daerah dilakukan untuk benar-benar mencari tahu seperti apa kebutuhan masyarakat Indonesia. Tidak hanya masyarakat perkotaan, tapi juga masyarakat di pelosok negeri," ujar Soerjo.
Nakamura sebelumnya mengaku tak ambil pusing terhadap pergerakan kompetitor Toyota yang disebut-sebut dapat mengganjal laju Xpander setelah meluncurkan model baru Avanza. Ia santai menanggapi kehadiran Avanza baru.
Avanza generasi terbaru disebut-sebut bakal punya sejumlah fitur baru salah satunya tombol start-stop engine. Nakamura yang mendengar kabar tersebut malah mencibir, karena Xpander sudah lebih dahulu menyuguhkan fitur ini.
Tombol start-stop engine diketahui berfungsi memudahkan pengemudi saat akan menyalakan mesin kendaraan.
"Custom engine (tombol start-stop engine) memang akan disematkan pada Avanza, tapi itu bukan teknologi yang baru yang terlalu canggih. Xpander juga sudah ada fitur tersebut," tegas Nakamura ketika ditanya CNNIndonesia.com. (ryh/mik)