Pada empat hari yang lalu, akun instagram Dishub Jabar menggunggah foto pemasangan Roller Barrier di sekitar lokasi kejadian kecelakaan bus yang menewaskan puluhan orang di Cikidang pada Agustus.
[Gambas:Instagram]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Instagram]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Instagram]
"Teknologi Roller Barrier, teknologi penahan beban tabrakan tegak lurus menjadi berputar ke arah samping, prototipe nya telah dipasang di lokasi rawan kecelakaan di Cikidang Sukabumi, tempat kecelakaan bus yang jatuh ke jurang," tulis Ridwan.
Roller Barrier atau yang dikenal juga dengan nama Rooler System merupakan produk buatan Evolution in Traffic Innovation (ETI) asal Korea Selatan. Cara kerja ini perangkat ini yakni mengubah energi tumbukan menjadi rotasi hingga bisa mengurangi dampak buruk kecelakaan.
Roller Barrier disebut cocok digunakan di jalan-jalan antarkota dan antarprovinsi yang umumnya meliputi kawasan tanjakan-turunan, berliku, dan di sekitar jurang. Perangkat ini bisa dipasang di tepi atau di tengah sebagai pembatas jalan.
(fea/mik)