Pendiri dan Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Palubuhu menyarankan pengendara harus waspada untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan akibat angin kencang, jangan sampai berkendara saat angin kencang justru mencelakai diri sendiri, bahkan pengendara lain.
Lihat juga:Cek Mobil Setelah Libur Natal dan Tahun Baru |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika kita menghadapi kondisi ini sebaiknya pegang erat batang kemudi untuk keseimbangan sepeda motor agar tetap dalam posisi tegak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Perhatikan arah angin
Pengendara harus perhatikan arah angin karena kondisi ini menentukan ke mana kita terhempas. Dan juga perhatikan objek yang bergerak di sekitar ketika kita terbawa oleh angin.
Perhatikan kecepatan angin. Jika kecepatan semakin kencang, sebaiknya menepi dan mencari tempat yang aman. Hindari tempat berteduh dekat dengan pohon, billboard, halte, hingga lampu jalan.
"Bahayanya kan kalau misal sudah badai, atau puting beliung. Cari tempat yang jauh dari benda-benda tinggi rawan roboh. Jangan malah buat celaka karena angin tersebut," ucap Jusri. (ryh/mik)