Dilansir dari Antara, Selasa, produsen mobil terbesar Korea Selatan nantinya diharapkan bisa menarik sekitar 78.721 kendaraan yang mencakup tiga model yang berbeda, karena terdapat bagian bermasalah yang mengeluarkan nitrogen oksida berlebihan ke udara.
Tiga model tersebut adalah sedan Grandeur diesel 2.2-liter, Megatruck dan truk Mighty. Penarikan itu akan dimulai pada Rabu (9/1) dan dilaksanakan selama 1,5 tahun, kata pejabat di Kementerian Lingkungan Hidup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencana penarikan Hyundai ini sejalan dengan dorongan pemerintah untuk mengurangi kendaraan bertenaga diesel di jalan dan debu halus, yang berbahaya bagi kesehatan.