Pengadilan Tokyo sedang mempertimbangkan petisi jaminan pembebasan terhadap Ghosn. Sebelumnya pengadilan telah menolak permohonan pembebasan dengan jaminan dengan alasan takut Ghosn berpergian keluar negeri dan menghilangkan bukti.
"Karena pengadilan akan mempertimbangkan permohonan jaminan saya, saya ingin menekankan bahwa saya akan tinggal di Jepang dan menghormati semua kondisi jaminan yang disimpulkan oleh Pengadilan," kata Ghosn dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh perwakilannya yang berbasis di AS, disitat dari AFP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak bersalah atas dakwaan terhadap saya dan saya akan mempertahankan reputasi saya di ruang sidang," kata Ghosn dalam pernyataannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Spurgeon mengatakan bahwa Ghosn berjanji menyerahkan paspornya, menahan diri untuk tidak menghubungi orang-orang yang terkait dengan kasus ini, dan membayar penjaga keamanan yang disetujui oleh jaksa penuntut untuk memantau pergerakannya.
Dia menambahkan bahwa Ghosn juga telah menawarkan biaya jaminan yang lebih tinggi dengan menambah saham Nissan sebagai jaminan dan berjanji mengenakan gelang pelacak elektronik yang dibiayainya sendiri.
Ghosn mengatakan bahwa dirinya telah ditahan di Tokyo selama 64 hari dan belum terlihat tanda tanda pembebasan.
Setelah penangkapan yang menghebohkan di Bandara Haneda Tokyo, Ghosn hanya terlihat sekali di depan publik yaitu pada sidang dengar pendapat.
Istri Carlos Ghosn telah mengajukan banding ke Human Rights Watch, dan mengklaim bahwa Ghosn ditahan dalam kondisi buruk dan menjadi sasaran interogasi setiap harinya untuk mengekstraksi pengakuannya. (ham/fea)