Mabes Polri mengeluarkan data jumlah kecelakaan selama 2018 berjumlah 103.672 kejadian (naik tiga persen dari 2017) dan 73 persen di antaranya melibatkan motor. Sedangkan jumlah korban meninggal turun 6 persen menjadi 27.910 jiwa.
"Itu malah saya kira angka laka lantas (kecelakaan lalu lintas) bisa menurun," kata Refdi kepada CNNIndonesia.com, Rabu (30/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Makanya saya kira iya (kecelakaan turun) akan seperti itu," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena ruas jalannya belum memadai atau tersedia," ucap Refdi.
Lihat juga:Polling: Banyak Tak Setuju Motor Masuk Tol |
Jumlah sepeda motor sendiri di wilayah hukum Polda Metro Jaya (Jabodetabek) pada 2018 mencapai 14.871.281 unit, atau naik 752.948 unit dari 2017.
"Karena ya pertumbuhan sepeda motor ini luar biasa dibanding kendaraan lain," imbuh Refdi.
Untuk menekan angka kecelakaan, dijelaskan Refdi bahwa pemerintah harus melakukan gebrakan dengan melibatkan banyak pihak mulai regulator sampai masyarakat pengguna sepeda motor.
"Ya intinya kami mendukung. Tapi mendukung ini artinya untuk motor dibuat lajur tersendiri. Pokoknya mendukung banget," tutup Refdi. (ryh/mik)