Dalam laporan Toyota, kejadian ini sudah mendapat penanganan dan sedang diselidiki oleh tim IT internal. Beruntung kejahatan siber tak bisa sampai mengakses data karyawan atau seluruh pelanggan Toyota di Australia.
"Penyerangan ini sedang ditangani oleh departemen TI kami, yang bekerja melibatkan para pakar keamanan dunia maya internasional untuk mengaktifkan dan menjalankan kembali sistem IT," sebut Toyota dilansir zdnet.com, Kamis (21/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kejahatan siber sempat melanda Melbourne. The Age melaporkan bahwa pihak Melbourne Heart Group yang bertempat di Rumah Sakit Cabrini tidak dapat mengakses beberapa data pasien selama berminggu-minggu sejak serangan ransomware.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serang siber di Australia terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison sempat menuduh kejahatan siber dilakukan oleh pemerintah asing, sebab serangan sempat hendak mengakses jaringan komputer parlemen dan berbagai partai politik.
Morrison tidak menyebut nama negara yang dituduh sebagai otak dalam serangan siber tersebut. (mik)