Pusat R&D ini akan menjadi tempat penelitian salah satunya kendaraan listrik dengan Personal Mobility Devices (PMD) yang bisa dijadikan sebagai sarana transportasi personal jarak dekat.
PMD merupakan salah satu proyek kerja sama melalui hasil MoU antara Grab dengan Sinar Mas Land selaku pengembang BSD City. Grab mengakui akan segera memikirkan model bisnis yang tepat bagi PMD.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Grab Hendak Bangun Lab Digital di BSD |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ridzki mengatakan wacana penyediaan kendaraan listrik ini juga merupakan buntut dari hasil pertemuan antara CEO Grab Anthony Tan dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan.
Lihat juga:Rudiantara Respons Status Decacorn Grab |
"Kita sudah ketemu Pak Luhut dan kendaraan listrik jadi perhatian pemerintah, buat Grab ini adalah hal positif. Kami di Singapura kerja sama dengan Hyundai di Singapura," ujar Ridzki.
Pada Februari lalu, Grab mengumumkan telah mengantongi status sebagai perusahaan decacorn. Grab menjadi startup pertama di Asia Tenggara yang memiliki valuasi US$10 miliar. (jnp/mik)